Laporan Praktikum Teknologi Benih : Struktur Benih Dikotil dan Monokotil dan Perkecambahan
Struktur Benih dikotil dan Monokotil dan Perkecambahan
Oleh :
Nur Cholis Febriono Putra
A42220239
Golongan A
BENIH
· Pengertian Benih
Benih adalah hasil dari tanaman yang nantinya akan digunakan sebagai sumber perbanyakan dari suat varietas atau jenis tanaman. Pengertian benih cukup beragam Menurut Kartasapoetra (2003) Secara agronomis benih didefinisikan sebagai biji tanaman yang diperlukanuntuk keperluan dan pengembangan usaha tani, memiliki fungsi agronomis atau merupakan komponen agronomis. Sedangkan menurut Sutopo (2004) Secara biologi benih merupakan biji tumbuhan yang digunakan untuk alat perkembangbiakan tanaman.
· Cara Mengamati Struktur Benih
Menurut Sutopo (2002) Bagian bagian pada biji terdiri dari 3 bagian dasar yaitu embrio,jaringan penyimpanan cadangan makanan dan pelindung biji.
Untutk mengatahui struktur benih secara langsung maka perlu diadakan perlakuan sebagai berikut :
Alat dan Bahan :
Alat :
1. Pisau Scalpel
2. Telenan bersih
3. Wadah
4. Kaca Pembesar
Bahan :
1. Benih Tanaman
2. Air
Prosedur Kerja :
1. Rendamlah Benih selama 24 jam diwadah yang disediakan.
2. Belah benih secara membujur dan lakukan secara perlahan.
3. Lakukan Pengamatan pada struktur benih pada masing-masing benih yang tersedia.
4. Identifikasi benih benih yang diamati apakah termasuk dikotil atau monokotil.
· Hasil Pengamatan
1. Benih Padi
Ket :
1. Endosperm
2. Embrio
3. Kulit Benih
2. Benih Jagung
Ket :
1. Endosperm
2. Kotiledon
3. Plumula
4. Epikotil
5. Radikula
6. Koleoriza
7. Koleoptil
8. Kulit Benih
3. Benih Kacang Panjang
Ket :
1. Plumula
2. Kutiledon
3. Kulit Benih
4. Radikula
5. Hipokotil
6. Epikotil
4. Benih Kacang Tanah
Ket :
1. Radikula
2. Hipokotil
3. Epikotil
4. Plumula
5. Kutiledon
6. Kulit Tanaman
5. Benih Kacang Hijau
Ket :
1. Kulit Benih
2. Kutiledon
3. Radikula
4. Hipokotil
5. Epikotil
6. Plumula
6. Benih Tomat
Ket :
1. Kulit Benih
2. Endosperm
3. Radikula
4. Kotiledon
5. Hipokotil
7. Benih Cabai
Ket :
1. Kulit Benih
2. Hipokotil
3. Kotiledon
4. Endosperm
5. Radikula
8. Benih Mentimun
Ket :
1. Radikula
2. Epikotil
3. Kotiledon
4. Hipokotil
5. Plumula
6. Kulit Benih
· Fungsi bagian bagian pada Benih
· Embrio
Embrio adalah calon tanaman yang ada pada biji nantinya akan tumbuh menjadi tanaman langsung
· Jaringan Penyimpanan Makanan
Struktur biji yang dapat berfungsi sebagai jaringan penyimpan cadangan makanan, yaitu kotiledon, misalnya pada Kacang-kacangan, Semangka dan Labu.Endosperm, misal pada Jagung, Gandum, dan golongan serelia lainnya. PadaKelapa bagian dalamnya yang berwarna putih dan dapat dimakan merupakan endospermnya (Sutopo, 2002).Perisperm, misal pada famili Chenopodiaceae dan Caryophyllaceae,Gametophytic betina yang haploid misal pada kelas Gymnospermae yaitu pinus.Cadangan makanan yang tersimpan dalam biji umumnya terdiri dari karbohidrat,lemak, protein dan mineral. Komposisi dan presentasenya berbeda-beda tergantung pada jenis biji, misal biji Bunga Matahari kaya akan lemak, biji Kacang-kacangankaya akan protein, biji Padi mengandung banyak karbohidrat (Sutopo, 2002)
· Pelindung Biji
Pelindung biji dapat terdiri dari kulit biji, sisa-sisa nucleus dan endosperm dan kadang-kadang bagian buah. Kulit biji (testa) berasal dari integument ovule yang mengalami modifikasi selama proses pembentukan biji berlangsung. Biasanya kulit luar biji keras dan kuat berwarna kecokelatan sedangkan bagian dalamnya tipisdan berselaput. Kulit biji berfungsi untuk melindungi biji dari kekeringan,kerusakan mekanis atau serangan cendawan, bakteri dan insekta (Wilson, 1981).
PERKECAMBAHAN
· Pengertian Kecambah
Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang mempunyai kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan (Ashari, 1995). Pada biji yang berkecambah, yang pertama kali menonjol keluar dari biji umumnya adalah akar lembaga (radikula) dan diikuti oleh pucuk lembaga (plumula). Radikula tumbuh memanjang menjadi akar dan plumula tumbuh menjadi batang dan daun. Ini merupakan tipe epigeal, sebagai contoh tanaman Ki Hujan (Kamil, 1979).Perkecambahan sendiri adah batas antara benih yang mengambil makanan dari jaringan penyimpanan makanan dengan tanaman yang sudah mampu mengambil unsusr hara sendiri.
· Tipe tipe Perkecambahan
- Tipe Perkecambahan Epigeal
Epigeal ditandai dengan hipokotil yang tumbuh memanjang sehingga plumula dan kotiledon terangkat ke atas (permukaan tanah). Kotiledon
dapat melakukan fotosintesis selama daun belum terbentuk.Contoh tumbuhan ini adalah kacang hijau, kedelai, bunga matahari dan kacang tanah.Organ pertama yang muncul ketika biji berkecambah adalah radikula. Radikula ini kemudian akan tumbuh menembus permukaan tanah. Untuk tanaman dikotil yang dirangsang dengan cahaya, ruas batang
hipokotil akan tumbuh lurus ke permukaan tanah mengangkat kotiledon dan epikotil. Epikotil akan memunculkan daun pertama kemudian kotiledon akan rontok ketika cadangan makanan di dalamnya telah habis digunakan oleh embrio (Campbell et al., 2000)
- Tipe Perkecambhan Hipogeal
Perkecambahan hipogeal ditandai dengan epikotil tumbuh memanjang kemudian plumula tumbuh ke permukaan tanah menembus kulit
biji.Kotiledon tetap berada di dalam tanah. Contoh tumbuhan yang mengalami perkecambahan ini adalah kacang ercis, kacang kapri, jagung, dan rumput-rumputan (Campbell et al., 2000)
· Cara Mengamati Struktur Kecambah
Pada umumnya Struktur kecambah pada satu benih terdiri atas akar primerdan sekunder, kotiledon,hipokotil,epikotil, dan plumula. Untuk mengatahu lebih lanjut maka dilakukan pengamatan sebagai berikut :
- Alat dan Bahan
Alat :
1. Tisu
2. Kaca Pembesar
3. Handphone
Bahan :
1. Sampel Kecambah Epigeal dan Hipogeal
2. Air Bersih
- Prosedur Kerja
1. Cuci akar kecambah dari kototan yang menempel
2. Letakkan sampel kecambah diatas tisu
3. Amati bagian bagaian pada sampel kecambah menggunakan kaca pembesar
4. Ambil foto dari samel kecambah sebagai bukti dokumentasi
· Hasil pengamtan
A. Kecambah Epigeal
- Kacang Panjang
Ket :
1. Akar
2. Hipokotil
3. Kotiledon
4. Epikotil
5. Daun Sejati
- Kacang Tanah
Ket :
1. Akar
2. Hipokotil
3. Kotiledon
4. Epikotil
5. Daun Sejati
- Kacang Hijau
Ket :
1. Akar
2. Hipokotil
3. Kotiledon
4. Epikotil
5. Daun Sejati
- Kedelai
Ket :
1. Akar
2. Hipokotil
3. Kotiledon
4. Epikotil
5. Daun Sejati
B. Kecambah Hipogeal
- Kecambah Jagung
Ket :
1. Akar
2. Hipokotil
3. Kotiledon
4. Epikotil
5. Daun Sejati
Fungsi Bagian-bagian pada kecambah :
Akar : Sebagai Penyokong tanaman agar dapat berdiiri tegak dan sebagai alat untuk menyerap air dan unsur hara yang ada didalam tanah.
Hipokotil : Sebagai penghubung antara Kotiledon dengan radikula/akar
Kotiledon : Melakukan Fotosintesis serta prombakan dan transport nutrien keseluruh bagian tanaman
Epikotil : Penghubung antara Kotiledon dengan Epikotil
Daun Sejati : Melakukan fotosintesis
DAFTAR PUSTAKA :
Ashari, S. 1995. Hortikultura Aspek Budidaya. Jakarta : Universitas Indonesia
Press
Campbell, Neil A., and Reece, Jane B. 2000. Biologi. Jakarta: Erlangga.
Kamil, J. 1979. Teknologi Benih I. Bandung : Angkasa.
Sutopo, L. 2002.Teknologi Benih.Malang
Kartasapoetra, Ance.2003.TEKNOLOGI BENIH Pengolahan Benih Dan
Tuntunan Praktikum.Jakarta. PT Asdi Mahasatya.













Komentar
Posting Komentar